Disebut Ada Ketersinggungan Polres, Ini Pernyataan Kapolres Morowali

Morowali, Akuratnews.com - Untuk memediasi permasalahan pemotongan insentif upah pungut di DPM-PTSP Morowali, Bupati Morowali melalui Asisten II Setdakab Morowali melakukan konfrotir antara Kepala DPM-PTSP Morowali dengan sejumlah pejabat dan staf DPM-PTSP Morowali beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas PM-PTSP Morowali menyebutkan, dengan bumingnya permasalahan ini mengakibatkan adanya ketersinggungan berbagai pihak, termasuk pihak Polres.

"Hanya saja dalam pernyataan Kadis DPM-PTSP Morowali, Ia tidak menyebut lebih rinci Polres mana yang dimaksudkan. Apakah Polres Morowali atau Polres Morut," ungkap salah seorang sumber wartawan media ini.

Menanggapi hal ini, Kapolres Morowali AKBP. Bayu Indra Wiguno, SIK,MIK saat dikonfirmasi disela-sela pelaksanaan Sertijab Kapolsek Bahodopi dan Pelantikan Pejabat Utama serta Pengukuhan para Kapolsek di jajaran Polres Morowali menyatakan, agar mempertanyakan kembali pernyataan tersebut kepada Kadis DPM-PTSP Morowali.

"Tentunya statemen yang beliau sampaikan, perlu dipertanyakan kembali kepada yang bersangkutan. Kami tidak tau, sebab kami tidak mendengar materi apa yang disampaikan," kata Kapolres Morowali, pada Rabu (8/1/2020).

Sehingga, Ia merasa, kalau berkaitan dengan hal ini merupakan kewenangan Kadis DPM-PTSP Morowali untuk menjelaskan kepada awak media berkaitan dengan pernyataan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas PM-PTSP Morowali, Siti Asmaul Husna, saat dikonfirmasi melalui pesan WatssApp tidak mendapatkan tanggapan. Dan pesan tampak tidak terbaca. Begitu pula, pesan singkat melalui SMS di nomor 0822-2324-xxxx pun tidak mendapat balasan. (Wardi)

Penulis:

Baca Juga