Proses Mediasi Dugaan Pemotongan Insentif Upah Pungut Terus Bergulir

Morowali, Akuratnews.com - Menindak lanjuti aksi protes mengenai dugaan pemotongan insentif upah pungut di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Morowali, proses mediasi yang dilakukan Bupati Morowali melalui Asisten II dan Asisten III Setdakab Morowali terus bergulir.

Setelah sempat melakukan penyegelan dan aksi protes melalui pemasangan famplet serta aksi mogok, para pejabat dan staf di DPM-PTSP Morowali mengadukan permasalahan dugaan pemotongan tersebut kepada Bupati Morowali.

Kemudian, Bupati Morowali memerintahkan Asisten III Setdakab Morowali untuk menyelesaiak permasalahan ini. Sehingga, pada Senin, 2 Januari 2020 siang, Asisten III melakukan klarifikasi kepada Kadis PM-PTSP Morowali.

Dan malamnya, dihari yang sama, Asisten III kembali memanggil para pejabat dan staf DPM-PTSP Morowali yang mengadu untuk menyampaikan hasil klarifikasi. "Intinya, Ibu Kadis tidak mau mengembalikan sebagaimana tuntutan bawahannya," ungkap Asisten III Setdakab Morowali sebelumnya.

Selanjutnya, hari ini, Senin, 6 Januari 2020, Bupati Morowali melalui Asisten III memimpin pertemuan untuk membahas untuk mencarikan solusi atas permasalahan yang terjadi di DPM-PTSP Morowali dengan mempertemukan antara para staf dan pejabat serta Kadis DPM-PTSP Morowali.

"Kegiatan pertemuan hari ini dipimpin langsung Sukri Matorang Asisten II Setdakab Morowali dan dihadiri Siti Samria Sia Asisten III, Ambo Lewa Staf Ahli, Siti Asmaul Husna Syah Kadis DPM-PTSP serta saya sendiri ikut hadir," ujar Kepala BKD Morowali saat dihubungi via telfon.

Penulis: Wardi Bania

Baca Juga