Warga Sulsel di Morowali Dinyatakan Berstatus PDP

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Ashar Ma'ruf/Foto: Istimewa
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Ashar Ma'ruf/Foto: Istimewa

Morowali, Akuratnews.com - Satu Warga Negara Indonesia (WNI) asal Desa Belopa Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan, dinyatakan berstatus Pesien Dalam Pengawasan (PDP).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali Ashar Ma'ruf, saat dikonfirmasi Rabu (1/4). Ia menyatakan, warga tersebut berusia 69 tahun.

Ia menjelaskan, awalnya warga yang tidak bisa disebutkan namanya ini telah berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat masih di Provinsi Sulsel. Saat itu, dirinya sudah mendapatkan perawatan medis di salah satu Rumah Sakit di Makassar.

Setelah mendapat perawatan yang intensif, warga Belopa ini langsung berangkat ke Kabupaten Morowali tepatnya di Kecamatan Bahodopi untuk mengurus suatu usaha yang telah ia rencanakan.

Namun, sesampainya di Bahodopi warga itu merasa kesehatannya tidak stabil karena demam melandanya. Untuk itu, dirinya memutuskan melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Morowali.

Sampai disana, lansia ini langsung mendapatkan perawatan intensif dari dokter di RSUD Morowali. Setelah di rawat, pihak dokter menyatakan bahwa WNI itu diduga menderita penyakit typoid (suatu penyakit bakteri menyebar melalui makanan dan air yang terkontaminasi atau kontak dekat).

"Hari ini (kemarin), pihak RSUD Morowali kembali melakukan pemeriksaan terhadap pasien tersebut. Bahkan, pihak RSUD telah melakukan rapid tes antibodi sebanyak 2 kali dengan hasil positif. Foto rontgen oleh pihak Dokter menggambarkan, penyakitnya juga mengarah pneumonia,"terang Ashar.

Ashar menambahkan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, pihak RSUD Morowali menetapkan status warga berusia 69 tahun ini dari ODP menjadi PDP.

"Upaya pihak RSUD Morowali saat ini, akan merujuk pasien itu ke RSUD Kolonedale (Kabupaten Morowali Utara) yang merupakan RSU rujukan,"tutupnya.

Penulis: Faisal

Baca Juga